Posted by driveguide on April 8, 2008
Hujan deras yang mengguyur mobil membuat pandangan menjadi terhalang. Aliran air yang melalui kaca membuat kita tak dapat melihat dengan jelas objek didepan kita. Oleh karena itu, pabrikan mobil melengkapi dengan alat “pengepel” kaca (wiper).
Bagaimana menggunakannya? Gampang tinggal nyalakan saklarnya, maka wiper akan menyeka air yang mengguyur kaca depan mobil kita sehingga kita bisa melihat dengan jelas. Saklarnya? Saklar wiper biasanya berada pada tuas sebelah kiri setir (kemudi). Biasanya ada 2 model tuas, yang ditarik dan yang diputar.
Lazimnya, tuas ini memiliki 4 posisi:
- Netral atau Off
- Menjalankan wiper pelan untuk hujan sedang
- Menjalankan wiper cepat untuk hujan yang sangat deras
- Menyemprotkan air
Posted in Ayo Jalan | 1 Comment »
Posted by driveguide on April 8, 2008
Sebelum mulai belajar mengendarai mobil, kita harus mengenal bagian-bagian penting dan fungsinya dalam proses berkendara.
- Kunci
- Setir
- Pedal Gas
- Pedal Kopling
- Pedal Rem
- Tuas Persneling (transmisi)
- Tuas Rem Tangan
- Tuas Lampu
- Tuas Wiper
- Dashboard Panel
- Spion dalam
- Spion Luar
Posted in Mengenal Perangkat | Tagged: Mengenal fungsi, Piranti Vital | 1 Comment »
Posted by driveguide on April 8, 2008
Ban mobil ibarat sepatu atau alas kaki anda. Semakin bagus kondisinya, maka langkah anda akan semakin mantap dam stabil. Tidak kepleset, juga tidak nglebet alias berat buat jalan. Maka dari itu perawatan dan pemeriksaan ban mobil anda akan menentukan selincah apa anda melaju dengan mobil kesayangan.
Agar kondisi ban kita tetap prima dan awet, maka perlu perhatian khusus dari pengendara. Bukan berarti tiap hari mesti kita cuci dan disemir pake semir ban, namun yang terpencing pengecekan kondisinya. Ada beberapa tips merawat agar ban mobil anda dalam kondisi prima saat berkendara.
- Biasakan memeriksa fisik luar ban
- Periksa kembang (alur) ban apakah masih bagus atau sudah terlalu halus. Biasanya terkikisnya kembang ban tidak rata, namun mulai sisi dalam atau luar. Oleh karena itu lakukan perpindahan posisi ban secara silang. Ban depan kiri dengan kanan belakang dan ban depan kanan dengan kiri belakang
- Selalu periksa tekanannya. Sesuaikan dengan kebutuhan standar 40, 35, 30, atau 25. Bila tekanannya kurang, segera mampir ke tukang pompa. Jangan biarkan ban anda kekurangan angin. Ban yang kurang angin akan cepat halus dan membuat kendaraan berat untuk jalan. Imbasnya laju jadi limbung dan BBM boros.
- Jangan tambal ban anda bila mengalami bocor diposisi samping, kecuali bila bocornya dibawah. Tambalan disamping membuat ban rawan mengalami trouble lanjutan
- Bila anda hendak mengganti ukuran ban, sebaiknya jangan asal mengikuti model. Konsultasikan dengan bengkel kepercayaan anda. Pengantian ukuran yang tidak tepat dapat membuat kendaraan tidak seimbang
- Penyemiran akan “sedikit” membuat ban kita lebih awet, karena usia ban makin lama karetnya menjadi makin keras. Penyemiran akan sedikit mengembalikan kelenturan ban
Selamat berkendara.
Posted in Uncategorized | Tagged: alur, angin, ban, bocor, kembang, tekanan | Leave a Comment »